Data Akurat Harga Mati! Ketua Bawaslu Soppeng Buka-Bukaan Soal 3 Kunci Pemilu Berkualitas
|
Kualitas sebuah pesta demokrasi tidak hanya dinilai dari seberapa aman suasana di hari pencoblosan, melainkan dari seberapa rapi persiapan di balik layar. Menatap tantangan politik ke depan, Muhammad Hasbi, menegaskan bahwa akurasi data adalah kunci utama yang tidak bisa ditawar.
Dalam forum Konsolidasi Demokrasi yang digelar Bawaslu Soppeng pada Rabu (15/7/2026). Ketua Bawaslu Soppeng, Muhammad Hasbi memaparkan bahwa ada tiga agenda strategis nasional yang harus menjadi perhatian bersama demi mewujudkan Pemilu yang sehat dan berintegritas.
"Pemutakhiran data yang akurat menjadi salah satu faktor paling penting dalam mendukung penyelenggaraan Pemilu yang demokratis dan berkualitas. Ini adalah fondasi kita," tuturnya di hadapan perwakilan partai politik.
Tiga PR Besar Menuju Pemilu Bersih
Secara ilmiah namun sederhana, Hasbi menguraikan tiga fokus utama yang sedang digenjot oleh pengawas Pemilu saat ini:
Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan: Proses ini memastikan daftar pemilih selalu diperbarui secara berkala. Tujuannya jelas, agar warga yang baru cukup umur atau pindah domisili bisa terdata, dan mereka yang sudah meninggal dunia atau berubah status (menjadi TNI/Polri) bisa dihapus demi menghindari manipulasi suara.
_Pendidikan Politik kepada Masyarakat:
Bawaslu ingin mengubah paradigma masyarakat agar tidak hanya menjadi penonton. Lewat pendidikan politik yang gencar, diharapkan masyarakat awam lebih paham hak-haknya, cerdas memilah informasi, dan berani menolak segala bentuk kecurangan.
Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan:
Penataan ini menyasar internal partai politik agar lebih tertib secara administrasi, mulai dari keabsahan pengurus hingga kesesuaian data anggota di tingkat daerah dengan pusat.
Bawaslu Soppeng berharap, dengan memprioritaskan ketiga agenda ini, proses transisi kepemimpinan lewat Pemilu di masa depan dapat berjalan dengan tingkat akuntabilitas yang tinggi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem demokrasi kita.
Penulis dan Foto : Humas Bawaslu Soppeng
Editor : Humas Bawaslu Soppeng